Aparat kepolisian belum berhasil menangkap sang pelakunya meskipun identitas pelaku telah diketahui.
"Belum ada perkembangan, masih dalam pengejeran," terang Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Rahmat, saat dihubungi wartawan, Kamis (7/6/2012) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur Marketing PT Neonlite, Adi Iskandar, menerangkan pihaknya akan memperketat proses rekruitmen karyawan.
"Waktu yang sopir itu kan hanya referensi, dan sekarang harus disertakan keterangan polisi juga," kata Adi saat dihubungi terpisah.
Pihaknya juga mendapat kabar, bahwa polisi sudah mengecek ke alamat orang tua korban namun pelaku masih juga belum ditemukan.
"Kalau pelaku dan sopirnya masih belum diketahui keberadaannya, dan kabar terakhir polisi sudah mendatangi rumah orangtuanya tapi tidak ada," jelasnya saat dihubungi.
Sebelumnya diberitakan, perampokan mobil Altis yang mengangkut gaji karyawan Rp 150 juta terjadi Rabu (30/5). Perampokan diduga didalangi sopir perusahaan yang baru bekerja satu bulan.
Saat itu sopir perusahaan Mahyudin (31) sedang berkendara bersama seorang staf kantor Ivan (40). Aksi perampokkan terjadi di Jl Suryo Pranoto, Harmoni, Jakpus, siang hari.
(rvk/aan)











































