Hal itu terungkap setelah tim Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan verifikasi terhadap cagub DKI yang berpasangan dengan Nono Sampono ini, Kamis (7/6/2012).
"Ada selisih sekitar Rp 2,4 miliar dari nilai yang dilaporkan sebelumnya. Dari Rp 17 miliar menjadi Rp 19,4 miliar," ujar Direktur Pendidikan dan Pelatihan Masyarakat KPK, Dedi A. Rahim didampingi tiga anggota LKHPN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim LKHPN mendatangi rumah Alex di Jl Merdeka pukul 09.55 WIB dan meninggalkan kediaman orang nomor satu di Sumsel tersebut sekitar pukul 12.30.
Sebelumnya Alex Noerdin menjelaskan dirinya menjadi senang karena dengan proses verifikasi kekayaan yang dilakukan KPK ini, begitupun warga Sumatera Selatan juga ikut tenang. Karena mereka bisa yakin
dirinya selama ini bekerja dengan serius tanpa motif lain yang berpotensi melanggar hukum.
"Saya berterima kasih kepada warga Sumetara Selatan yang telah memberikan dukungan moral dan dukungan produktivitas sehingga saya bisa menjalankan proses pencalonan di Jakarta dengan lancar," tambah
Alex.
(tw/trw)











































