"Masak lebih percaya Nazaruddin ketimbang Andi dan Anas. Kalau menurut saya lebih bisa dipercaya Andi dan Anas ketimbang Nazar. Nazar kok bisa bilang ini terima segini, memang siapa dia kok dipercaya?," kata Wasekjen PD, Ramadhan Pohan, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/6/2012).
Ramadhan sendiri mengaku tak ada alasan untuk mempercayai Nazaruddin. Dia memilih lebih mempercayai bantahan dua atasannya di Partai Demokrat tersebut. Meski tudingan Nazaruddin kepada keduanya seperti berseri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu penegakan hukum jangan berteka-teki. Justru jadinya politisasi hukum. Kalau ada barang bukti nggak diapa-apain apa namanya itu," protesnya.
Namun demikian, Ramadhan menjamin Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono tak akan melakukan intervensi. Siapapun yang terlibat akan diserahkan kepada proses hukum.
"Biar hukum saja yang buktikan semua. Makanya, serahkan semua pada proses hukum yang akuntabel, fair dan profesional," tandasnya.
(van/rmd)











































