"Selain silahturahmi tentunya DKI (DPD partai Golkar provinsi DKI Jakarta) mempunyai maksud untuk dukungan kepada bapak Aburizal Bakrie yang insya Allah akan ditetapkan dalam rapimnas. Keputusan ini telah diambil baik di tingkat satu dan dua, jadi tidak ada tingkat dua yang tidak setuju," kata ketua DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta, Priya Ramadhani, saat acara Dukungan DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta Kepada Ketua Umum, di kediaman Aburizal Bakrie Jl Kimangun Sarkoro, Menteng, Jakarta Pusat.
Selain itu, besan dari Aburizal Bakrie ini curhat soal pilkada DKI Jakarta. Priya juga menyampaikan adanya kesulitan yang mungkin muncul dalam pilkada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priya mengharapkan adanya gubernur DKI Jakarta dari partai Golkar, khususnya dalam pilkada kali ini. Ia juga mengkhawatirkan beberapa kendala dalam pilkada, salah satunya DPT.
"Kami pendukung bulat karena kami menginginkan gubernur DKI dari Golkar, dan ini belum pernah terjadi sejak reformasi. Insya Allah tahun ini Golkar punya gubernur sendiri. Tantangan besar kami khawatir keberpihakan PNS, dan kami Golkar sekarang ini tetap menjalin hubungan dengan partai lain dan juga incumbent melakukan penyisiran DPT, 1 juta lebih kami temukan temuan yang kurang baik," ujar Priya.
Priya berharap persoalan DPT dapat diselesaikan, dan mengaku tak segan untuk melaporkan bila ada kecurangan. Alasannya DPT pilkada DKI Jakarta menjadi contoh untuk DPT pilkada di daerah lain.
"Mudah-mudahan DPT dapat diselesaikan dengan baik. Kalau ada temuan, kami sudah berencana untuk mengadukan, agar fair dan tertib. Karena kalau Jakarta DPT bisa dimainkan, apalagi daerah," tutup Priya.
(/)











































