"Telah terjadi bentrokan antar kelompok yang melibatkan kelompok keluarga Aroki Komangal dan kelompok keluarga Roni Ongomang. 16 luka, 8 korban dari keluarga Aroki, dan 8 dari keluarga Roni. Korban dirawat di RSUD Mimika dan RS Mitra Masyarakat Timika," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di Jakarta, Rabu (6/6/2012).
Menurut Saud, kejadian yang terjadi 5 Juni 2012 sekitar pukul 6.00 WIT tersebut, bermula dari kecelakaan lalu lintas yang menimpa salahsatu korban. Kemudian, dari peristiwa tersebut berkembang menjadi bentrok massa yang terjadi hingga pukul 9.30 WIT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pukul 14.00 WIT, dilakukan pertemuan antara kedua perwakilan kelompok yang turut dihadiri Kapolres Mimika.
"Kapolres Mimika menyampaikan keterangan bahwa persoalan ini berasal dari laka lantas dan dapat diselesaikan serta jangan ada korban lagi," jelasnya.
Kedua pihak menyepakatinya untuk berdamai dan tertuang dalam surat yang ditandatangani perwakilan kedua kubu dan disertai tradisi adat dengan mematahkan anak panah, sebagai simbol perdamaian.
(ahy/ega)











































