"Kenapa sampai ada anggapan negara mafia, karena mungkin masyarakat melihat semua elemen dan semua sektor sudah terkontaminasi praktik korupsi. Bahkan sudah menjalar ke oknum politisi," jelas Ketua KPK, Abraham Samad, saat berbincang, Rabu (6/6/2012).
Samad menilai untuk melawan mafia korupsi diperlukan kerja keras dan kebersamaan. Mesti dibuat strategi jitu guna melawannya, tidak bisa dilakukan secara sporadis.
"Sehingga diperlukan suatu strategi dan pendekatan secara komperehensif untuk memberantas korupsi," jelasnya.
Sebelumnya, kekhawatiran Indonesia sudah menjadi negara mafia disampaikan pengamat politik, J Kristiadi. Banyak kebijakan yang dikeluarkan baik legislatif dan eksekutif hanya untuk kepentingan kelompok dan pribadi.
"Di bukunya Benny K Harman, saya lupa judulnya. Bagaimana DPR itu orang-orangnya cari duit, disampaikan secara eksplisit kok. Negara tidak hanya dipengaruhi mafia, tapi sudah jadi negara mafia," kata Kristiadi di sela-sela diskusi di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Rabu (6/6/2012).
Kristiadi tidak sembarang bicara. Berdasarkan buku yang dibuat anggota DPR terpapar bagaimana politikus mencari uang. Mereka tahu perbuatan itu tidak benar, tetapi tetap dilakukan.
(ndr/)











































