Pramono: Disurvei Paling Korup, DPR Harus Perbaiki Diri!

Pramono: Disurvei Paling Korup, DPR Harus Perbaiki Diri!

- detikNews
Rabu, 06 Jun 2012 15:17 WIB
 Pramono: Disurvei Paling Korup, DPR Harus Perbaiki Diri!
Jakarta - Wakil Ketua DPR Pramono Anung memahami hasil survei yang menyatakan DPR sebagai lembaga paling korup. Bagaimana pun juga DPR harus berbenah diri.

"Ya tentunya ini menjadi hal yang harus menjadi koreksi DPR untuk memperbaiki dirinya. Apa pun dari hasil survei itu memang menampakkan kepercayaan publik menurun," kata Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/6/2012).

Menurut Pramono, sepuluh bulan terakhir pemberitaan korupsi terus terkait DPR. Umpamanya, kasus Wisma Atlet dan kasus Hambalang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hampir sepuluh bulan berita korupsi tersangkut DPR seperti Hambalang, Wisma Atlet," keluhnya.

Pramono mengimbau semua anggota DPR berbenah diri. Fokus bekerja untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada DPR.

"Jadi harus ada perbaikan internal karena ini menjadi kepedihan bagi lembaga ini kehilangan kepercayaan masyarakat . Apa pun di negara demokrasi, DPR harus mendapat tempat terbaik di mata publik, bukan seperti sekarang ini," tandasnya.

Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) melakukan survei di 163 kabupaten di 33 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan pada 14-24 Mei 2012 dengan metode survei stratified random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 2.192 responden.

Hasilnya adalah 47 persen responden menjawab DPR adalah lembaga yang paling korup di Indonesia. Kedua adalah kantor pajak (21,4 persen), lalu diikuti kepolisian (11,3 persen).

Berikut ini persentase urutan lembaga pemerintahan yang dianggap korup oleh responden:

1. DPR (47)
2. Kantor Pajak (21,4)
3. Kepolisian (11,3)
4. Parpol (3,9)
5. Kejagung (3,6)
6. Layanan birokrasi (3,1)
7. Kehakiman (2,6)
8. BI (1,2)
9. MK (1)
10. BPK (0,9)
11. DPD (0,6)
12. KPK (0,5)
13. Kepresidenan (0,2)
14. MA (0,2)
15. TNI (0,1)
16. Tidak menjawab (2,3)

(van/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads