Kapal dengan panjang 150 meter itu diketahui berbendera Australia. Kapal ini diduga terbawa hanyut ke selat Sinabung yang mengakibatkan tiang penyanggah kapal menghantam jembatan.
Menurut seorang warga setempat, Ahmad, selat Sibung selama ini bukan untuk lintasan kapal raksasa. Selat itu hanya bisa dilintasi kapal nelayan saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini akibat kapal raksasa itu menghantam jembatan Barelang 6, selat Sinabung tidak bisa dilalui kapal nelayan. "Selat itu sangat kecil, dengan adanya kapal menghantam jembatan, kini selat tidak bisa dilalui para nelayan," kata Ahmad.
Jembatan itu kini tidak bisa dilalui warga karena sudah diberi garis polisi.
Kapolresta Batam, Kombes Karioto kepada detikcom membenarkan peristiwa tersebut. "Benar kapal menabrak jembatan Barelang 6," katanya singkat.
(cha/try)











































