"Saya sudah tahu hasilnya dari media. Pihak RS Mata Cicendo dan Geologi menyebut benda itu bukan apa-apa dan tidak berharga. Saya percaya ahli dan menerima kesimpulannya. Tapi saya enggak terima kalau ada pihak mengatakan air mata kristal ini rekayasa," ucap Tina saat ditemui di kediaman orang tuanya, kawasan Dusun Cisalak RT 1 RW 5, Desa Cisalak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (6/6/2012).
Anak ke tiga dari empat bersaudara pasangan Dana (40) dan Eros (41) ini memegang keyakinan kalau air mata kristal yang keluar di sepasang matanya bukan tipu muslihat. Ia pun merasa aneh batu berdominan biru bisa sering muncul di bagian matanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(bbp/nrl)










































