"Dalam pengalaman saya, murid yang belajar bersama, mereka belajar lebih baik daripada belajar sendiri. Mereka bisa saling bertukar gagasan, membicarakan masalah secara bersama, dan mencari penyelesaiannya bersama. Itulah semangat pembelajar Indonesia" ujar Maya Soetoro dalam diskusi bertema Education for Global Competence, di @america, Mall Pacific Place, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, (5/6/12).
Menurut Maya, dalam dunia yang kompetitif, kita akan berkembang lebih baik sebagai pembelajar jika bisa saling berbagi informasi. Dan dalam proses pendidikan, debat memegang peranan penting. Bukan untuk mencari siapa yang lebih benar, tetapi untuk memahami pandangan orang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan bahwa salah satu upaya menjadi pembelajar yang baik adalah dengan studi ke luar negri. Karena itu adalah kesempatan untuk berhubungan dengan orang lain dalam konteks budaya yang lebih luas.
"Tetapi mengejar kompetensi global tidak juga berarti anda melupakan akar. Hal-hal yang didapatkan bisa digunakan untuk memperkuat negara dan komunitas lokalmu," ujarnya.
"Saya kira seseorang harus punya komitmen, perhatian dan kesadaran bahwa mereka yang belajar di luar negri harus kembali ke negara asalnya. Harus mampu memberikan sesuatu bagi indonesia dan berkonstribusi," imbuhnya.
(fjp/fjp)











































