Hasil survei internal ini diungkap dalam jumpa pers yang digelar di di Media Center Foke-Nara, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2012).
Survei dilaksanakan pada tanggal 22 hingga 26 Mei 2012, menggunakan teknik Multistage Random Sampling.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertanyaan 'Menurut Ibu/Bapak, apakah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta periode 2012-2017 sebaiknya berlangsung satu putaran atau dua putaran? Responden yang memilih pilkada satu putaran sebanyak 80,9 persen.
Sedangkan yang memilih pilkada dua putaran ada 8,5 persen responden dan 10,6 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Dalam analisisnya, Juru Bicara Tim Pemenangan Foke-Nara, Nova Riyanti Yusuf, mengungkapkan masyarakat Jakarta ingin berhemat dalam pesta politik dan segera selesai.
"Masyarakat ingin lebih berhemat. Mereka sudah tidak mau berfoya-foya dalam pesta politik. Masyarakat kota agak jenuh akan hal itu," papar Nova.
Hasil survei ini juga menggambarkan skenario Voter Turnout (VTO) yang berarti tingkat partisipasi pemilih.
Sebanyak 55,9 persen pemilih yakin akan datang ke TPS pada tanggal 11 Juli 2012 untuk memilih pasangan cagub dan cawagub. Sedangkan 31,1 persen sangat yakin akan hadir sehingga total perkiraan sebanyak 87 persen warga Jakarta akan memilih pada pilkada nanti.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Pemenangan tim Foke-Nara, Budi Siswanto yakin jagonya bakal menang satu putaran.
Apakah survei ini lebih fokus kepada target dari pasangan Foke-Nara untuk menang satu putaran bisa tercapai?"Dan ternyata hasil survei menunjukkan hal demikian," ujar Budi.
(aan/aan)











































