DPT Ngawur, Timses Cagub Ancam Boikot Pilkada

DPT Ngawur, Timses Cagub Ancam Boikot Pilkada

- detikNews
Selasa, 05 Jun 2012 17:02 WIB
Jakarta - Jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) total 6.983.692. Rinciannya 3.553.672 pemilih pria dan 3.428.507 pemilih perempuan.

Namun, tim sukses (timses) pasangan calon Jokowi-Ahok menyebutkan, jumlah DPT yang dilansir oleh KPU DKI tersebut sarat dengan kejanggalan. "Setelah kita menerima data DPT yang ditetapkan oleh KPU DKI, kami kemudian melakukan penyisiran dan menemukan sekitar 14 ribu data yang janggal," ujar M. Taufik juru bicara timses pasangan Jokowi-Ahok saat gelar jumpa pers di sekretariat timses Jokowi-Ahok Jl. Borobudur No. 22 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2012).

Akibat temuan tersebut, Taufik mengatakan bahwa timnya beserta 4 timses pasangan calon lainnya berencana akan memboikot pemilukada jika permasalahan DPT ini tidak segera diselesaikan oleh KPU DKI.
"Dari DPT yang ditetapkan kemarin, kami temukan sebanyak 14.000 kejanggalan. Lima pasangan calon ini sepakat, kalau DPT tidak beres, maka akan boikot Pemilukada, target kita bukan memundurkan jadwal Pemilukada, tapi kami ingin bermain di kolam renang yang bersih," ungkap Taufik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau DPT enggak beres, maka akan ketemu masalah dikemudian hari. Maka itu, kalau cuma satu pasangan calon, tidak akan bisa main, minimal harus 2 pasang. Jadi kami 5 pasangan ini sudah sepakat untuk laporkan ini," lanjutnya.

(gah/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads