Namun, tim sukses (timses) pasangan calon Jokowi-Ahok menyebutkan, jumlah DPT yang dilansir oleh KPU DKI tersebut sarat dengan kejanggalan. "Setelah kita menerima data DPT yang ditetapkan oleh KPU DKI, kami kemudian melakukan penyisiran dan menemukan sekitar 14 ribu data yang janggal," ujar M. Taufik juru bicara timses pasangan Jokowi-Ahok saat gelar jumpa pers di sekretariat timses Jokowi-Ahok Jl. Borobudur No. 22 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2012).
Akibat temuan tersebut, Taufik mengatakan bahwa timnya beserta 4 timses pasangan calon lainnya berencana akan memboikot pemilukada jika permasalahan DPT ini tidak segera diselesaikan oleh KPU DKI.
"Dari DPT yang ditetapkan kemarin, kami temukan sebanyak 14.000 kejanggalan. Lima pasangan calon ini sepakat, kalau DPT tidak beres, maka akan boikot Pemilukada, target kita bukan memundurkan jadwal Pemilukada, tapi kami ingin bermain di kolam renang yang bersih," ungkap Taufik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(gah/gah)











































