"Berdasarkan rapat pimpinan daerah kami melakukan penegasan kembali sikap dari Partai Golkar beserta jajarannya untuk mencalonkan Bapak Ical sebagi calon (capres) dari Golkar," kata Ketua DPD Golkar Kaltim, Mukmin Faisyal, di kediaman Ical, Jl Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2012).
Ical menemui perwakilan 50 anggota DPD I dan II Golkar Kalimantan Timur itu di ruang tamu rumah yang dipenuhi lukisan wanita berkebaya itu. Para tamu duduk di meja-meja bundar di dalam ruangan bercat putih itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk posisi wakil presiden DPD Golkar Kaltim mendukung nama Pramono Edhie Wibowo. Menurut Mukmin antara TNI dan Golar memiliki hubungan historis yang panjang dan sangat erat di masa lalu.
"Untuk wakil presiden kita usulkan Bapak Pramono Edhie Wibowo, nanti akan dibahas melalu mekanisme di Rapimnas," ucap Mukmin.
Mukmin mengatakan perwakilan DPD Kaltim juga mengusulkan nama Haji Awang Faruq Ishak sebagai Gubernur Kalimantan Timur. Awang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan PD di Kaltim.
Menanggapi dukungan itu Ical menyampaikan rasa terima kasihnya. Dukungan sebagai capres ini, tegasnya, bukan semata-mata disebabkan karena dirinya menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
"Menurut saya ini bukan karna saya sebagai Ketum Golkar, tapi karena ada persamaan visi dan pendapat bahwa Indonesia ke depan harus lebih maju dan sejahtera. Sedangkan untuk masalah cagub dan cawagub Kaltim kita akan tuangkan dalam keputusan partai," tutur Ical.
Pertemuan itu berlangsung tidak terlalu lama. Selama pertemuan berlangsung ada 5 satpam yang berjaga di rumah yang luas, berpagar setinggi dua meter, dan dilengkapi kolam renang ini.
(nal/)











































