"Setahu saya Pak JK itu di ormasnya. Nah kalau dari indikasi dia dipilih (capres) dari Nasdem nanti kita lihat dari hasil rapimnas (Golkar) bagaimana. Kalau saya sih terserah saja," ujar Ical.
Ical mengatakan itu usai menerima kedatangan DPD II Golkar dari Kaltim di kediamannya, Jl Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2012). Ical didampingi Sekjen Golkar Idrus Marham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi rapimnas akan memutuskan, pertama calon presiden, kedua memutuskan bagaimana mekanisme dari cawapres, ketiga tata cara pemilihan dan sanksi bagi anggota-anggota yang mencalonkan diri dari partai lain," kata Ical.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Nasdem Patrice Rio Capella membenarkan pihaknya serius meneropong JK untuk pilpres mendatang. Menurutnya, JK adalah tokoh bangsa yang memiliki sederet pengalaman berharga.
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung juga menuturkan ada kemungkinan JK dicapreskan Partai Nasdem. Karena JK memang sudah menyatakan kesiapan nyapres.
"Saya kira kemungkinan itu ada karena Pak JK juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi calon presiden, namanya juga ada yang memberikan dukungan dan Ical juga sudah menyatakan kalau Pak JK mau maju sebagai calon presiden silakan tapi cari partai lain," kata Akbar kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/6) lalu.
Menurut Akbar, Nasdem juga tak bisa disepelekan. Kemungkinan Nasdem bisa berkoalisi mengusung capres di Pemilu 2014.
(nik/nrl)











































