"Tidak jelas pekerjaannya. Tapi dia mengaku wartawan salah satu harian di Sumut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (5/6/2012).
RH dalam pemeriksaan menyebut-nyebut sebuah harian lokal sebagai tempat dia bekerja. "Iya, tapi dia belum bisa menunjukkan kartu persnya," jelas Rikwanto.
Rikwanto menegaskan, apa yang dilakukan RH tidak ada hubungan dengan Kapolda. Apa yang dilakukan RH sepenuhnya sebuah penipuan.
"Yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan. Modus-modus seperti itu sudah sering," tuturnya.
RH ditangkap di Bekasi pada Senin (4/6), sedang rekannya AS ditangkap di kawasan Sentul. RH bersama komplotannya mengaku kenal Kapolda Metro dan memperdayai seorang pengusaha hingga Rp 1,4 miliar. Sang pengusaha meminta bantuan atas pembebasan keluarganya yang ditahan terkait narkoba.
(mei/ndr)











































