Mei 2012 lalu. Semenjak kejadian itu, Nanik merasakan kekhawatiran karena Widyo anaknya bekerja di dunia penerbangan dan takut mengalami kejadian yang sama seperti pesawat buatan Rusia itu.
"Semenjak kejadian Sukhoi, perasaan saya selalu tidak enak. Saya terus berdoa agar peristiwa seperti Sukhoi tidak menimpa anak saya," kata Nanik Sukarni kepada detikcom sambil menahan air matanya.
Nanik ditemui di rumahnya, Kampung Kalabenda, RT 4/RW 6, Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Bogor, Jawa Barat, Senin (4/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal biasanya tidak seperti itu," ungkapnya
Sementara itu, hal yang sama juga dialami oleh ayah Widyo, Wardjijanto. Dirinya mengaku tidak seperti biasanya mengantar keberangkatan Widyo hingga bandara. Dirinya ikut mengantar Widyo dari
mulai terminal Damri, Baranangsiang hingga ke bandara.
"Biasanya saya tidak pernah mengantar sampai bandara," terang Wardjijanto.
(trw/trw)










































