"Ibu Megawati menginginkan calon anggota legislatif itu harus lolos psikotes, bukan dipilih yang pandai atau tidak," kata Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo saat ditemui usai menghadiri Rapat Umum Kebangsaan di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Minggu (3/6/2012).
Menurutnya, hasil psikotest akan memberi gambaran siapa kader yang loyal pada partai atau tidak serta bisa bekerjasama atau tidak. "Anggota dewan kan harus bisa kerja sama, harus loyal lah," cetusnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, psikotest akan dilakukan September. Psikotest tidak hanya berlaku bagi kader baru, kader lama pun juga harus mengikuti tes serupa.
Selain psikotest, rencananya PDIP juga akan melakukan tes urine pada Oktober. "Mudah-mudahan November atau Desember sudah ada seleksi (caleg), jadi menggugurkan seseorang karena dia loyo (hasil tesnya). Hasilnya fair, tidak like and dislike," papar Tjahjo.
(ors/ern)











































