Kasus Cek Pelawat, Lalu Siapa Setelah Miranda?

Kasus Cek Pelawat, Lalu Siapa Setelah Miranda?

Indra Subagja - detikNews
Minggu, 03 Jun 2012 07:01 WIB
Kasus Cek Pelawat, Lalu Siapa Setelah Miranda?
Jakarta - Kasus cek pelawat akhirnya sampai juga pada Miranda Gultom. Hampir 3 tahun, setelah diletupkan mantan anggota DPR Agus Condro, kasus ini pun menyeret sang mantan Deputi Gubernur Senior BI itu.

Sebelum sampai pada Miranda, puluhan politisi era 1999-2004 sudah dikirim ke bui atas suap pemilihan Miranda. Kasus ini bertambah heboh setelah Nunun Nurbaetie, istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun ditangkap KPK di pelariannya di Thailand.

Nunun, disebutkan sebagai perantara yang menghubungkan penyandang dana dan anggota DPR. Dan akhirnya kasus sampai pada Miranda.

"Miranda itu hanya boneka dari penyandang dana," kata peneliti Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) Jamil Mubarok, saat berbincang, Minggu (3/6/2012).

Jamil menerangkan, yang namanya boneka tentu ada dalangnya. Siapa dalang penyandang dana itu, menjadi tugas KPK selanjutnya. Tugas itu memang berat, tetapi harus dikejar sampai tuntas.

"Pemilik 480 TC yang dibagikan ke anggota DPR itu harus bisa terungkap juga, karena penyandang dana inilah yang sejatinya memiliki kepentingan atas jabatan Miranda," jelas Jamil.

KPK sudah memeriksa sejumlah bankir terkait kasus ini. Mulai dari bankir Artha Graha hingga BII. Apakah kemudian akan terungkap siapa yang membeli cek pelawat dari bank itu? KPK butuh keberanian.

"Untuk mengusut tuntas penyandang dananya, KPK harus berani, KPK hanya boleh takut kepada Tuhan saja. Kacamata publik sangat terang benderang, bahwa TC itu bukan milik Miranda dan juga milik Nunun. Mesti ada pemiliknya, pastinya manusia bukan hantu," tegas Jamil.

(ndr/fdn)


Berita Terkait