Analis politik dari Charta Politika, Arya Fernandes berpendapat, undur diri Tere merupakan bentuk kewarasan politik. "Anggota DPR yang waras adalah yang sadar pentingnya pertanggungjawaban publik terhadap peran dan kinerjanya sebagai wakil rakyat," kata Arya kepada detikcom, Sabtu (2/6/2012) malam.
Menurutnya, langkah Tere mengundurkan diri dari DPR dan Partai Demokrat pada 21 Mei 2012 lalu, menunjukkan bentuk tanggung jawab. "Memilih mundur sebagai anggota Dewan daripada tidak dapat berbuat maksimal sebagai wakil rakyat," pungkasnya.
Arya berharap masyarakat, LSM ataupun pemerhati parlemen dapat membuat indeks prestasi atau kinerja anggota DPR. Indeks itu dapat menjadi ukuran keberhasilan setiap anggota DPR.
"Bila anggota DPR gagal memenuhi indeks tersebut atau pencapaian kinerjanya di bawah rata-rata dapat diusulkan kepada partai untuk di PAW. Atau bisa juga partai membuat indeks prestasi atau kinerja," sambungnya.
Dengan adanya indeks itu, setiap anggota DPR, sebut Arya akan berusaha semaksimal mungkin untuk berbuat yang terbaik terkait perannya sebagai anggota dewan.
(fdn/fdn)











































