Rapat pleno ini diskors lantaran dua tim sukses pasangan calon gubrnur/wakil gubernur DKI, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama dan Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini memprotes penetapan jumlah DPT yakni 6.982.179 pemilih.
"Rapat diskors selama 1 jam untuk KPU beserta pasangan calon agar mengkonkretkan masukan-masukan untuk bisa dimasukkan dalam penetapan DPT," kata Ketua KPU DKI, Dahlia Umar di Hotel Lumire, Senen, Jakpus, Sabtu (2/6/2012) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari total DPT, pemilih laki-laki tercatat sebanyak 3.553.672, sementara perempuan sebanyak 3.428.507 pemilih. Lalu untuk jumlah TPS sebanyak 15.060 TPS.
Atas protes tersebut, KPU menganggap tiap masukan itu hanya sebagai laporan yang nanti akan ditindaklanjuti, namun tidak akan menggugat DPT yang sudah ditetapkan KPU DKI Jakarta.
"Rapat pleno ini fungsinya adalah untuk masukan. Jadi keberatan dan catatan kita sediakan dan akan menjadi lampiran dalam berita acara ini," ujar Dahlia.
(fdn/rvk)











































