Paket baru ini disediakan untuk LSM dan kelompok-kelompok masyarakat madani demi menanggulangi segala bentuk insiden diskriminasi, demikian Komisioner Piebalgs melalui siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (1/6/2012) Waktu Eropa Tengah.
"Jelas sekali bahwa tidak ada negara dapat berkembang maju dalam jangka panjang ketika kaum minoritas menghadapi ancaman serius, intimidasi dan bahkan kekerasan," ujar Piebalgs.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seruan baru untuk memerangi diskriminasi ini adalah bagian dari agenda global bersama untuk demokrasi toleran," imbuh Anggota Parlemen Eropa, Michael Cashman.
Dana 20 juta euro akan tersedia dalam paket pendanaan baru yang diumumkan pada Jumat. Ini adalah pendanaan pertama yang secara khusus dibuat untuk tujuan non-diskriminasi di bawah European Instrument for Democracy & Human Rights (EIDHR).
EIDHR baru saja mendanai proyek untuk membantu meningkatkan kondisi masyarakat Roma di Bosnia dan Herzegovina, misalnya. Populasi Roma menderita diskriminasi turun-temurun, sehingga meluas pengangguran, tunawisma, kemiskinan, dan kurangnya akses ke pendidikan.
EIDHR juga mendukung kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Interseks (LGBTI) di seluruh dunia, memonitor hak-hak LGBTI, meningkatkan kesadaran tentang masalah ini dan mendukung kasus-kasus individu melalui kunjungan penjara dan sidang pengadilan.
Juga memberikan bantuan darurat (dari bantuan psikososial melalui perawatan medis) kepada kelompok LGBTI paling rentan yang membutuhkan bantuan. Sekitar 80 negara masih mengkriminalisasi hubungan sesama jenis, tujuh negara diantaranya masih memberlakukan hukuman mati.
(es/es)










































