Kapolsek Cisoko, AKP Agus Hermanto, menceritakan, sejak pagi secara bergelombang massa mulai mendatangi koperasi ini. Massa meminta kejelasan soal nasib dana yang pernah disetorkan ke koperasi tersebut.
"Tapi kami sudah kasih arahan supaya tidak anarkis," kata Agus saat dihubungi detikcom, Sabtu (2/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Agus, warga hanya mengambil minuman-minuman ringan yang ada di dalam koperasi. "Kebetulan di sini udaranya panas sekali," jelas Agus.
Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya tengah menyelidiki dugaan penipuan dana nasabah Koperasi Langit Biru ini. Namun polisi belum bisa mendata jumlah korban ini. Polisi sendiri menyelidiki kasus tersebut berdasar informasi dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam).
Koperasi Langit Biru yang dipimpin oleh HJK ini telah menggalang dana dari sekitar 140 ribu nasabah sejak tahun 2011 silam. Dahulu, koperasi tersebut bernama PT Transindo Jaya Komara yang bergerak di bidang investasi.
Bapepam kemudian membekukan PT Transindo Jaya Komara karena diduga bermasalah. Sejak dibekukannya perusahaan tersebut, Koperasi Langit Biru mengalami kemacetan dalam pencairan dana kepada nasabah.
(/)











































