"Sebagian bukti-bukti juga sudah diminimalisir oleh orang-orang yang punya berkepentingan supaya bukti tidak bisa dihadirkan," kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (1/6/2012).
KPK sendiri juga tengah melacak keberadaan orang-orang yang disebut di dalam sidang Nunun Nurbaetie. Namun KPK mengaku kesulitan dalam mengetahui keberadaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPK sendiri mengakui, jika kasus dugaan suap ini cukup sulit. Dengan waktu yang terbilang sudah lama, KPK harus merangkai banyak bukti dan saksi-saksi.
"Ini bukan perjalanan mudah dan bukan hal mudah koleksi berbagai tantangan," tandasnya.
Miranda S Gultom akhirnya resmi ditahan di Rutan KPK dalam kasus ini. Miranda ditetapkan sebagai tersangka ada 26 Januari 2012 lalu. Dia disangkakan turut serta membantu Nunun Nurbaetie dalam memberikan cek pelawat kepada anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004.
Empat bulan berlalu dan KPK baru pada hari Jumat (1/6/2012), memeriksa Miranda yang juga berprofesi sebagai dosen FE Universitas Indonesia ini. Miranda diperiksa untuk pertama kali sebagai tersangka oleh penyidik KPK.
Memakai baju terusan batik berwarna merah bata, serta rambut dicat warna ungu, Miranda tiba di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, pukul 09.50 WIB. Ia pun langsung menjalani pemeriksaan di lantai 8 gedung ini.
Tepat pukul 17.50 WIB, Miranda keluar gedung KPK. Sosialita ini pun akan menghabiskan hari-harinya di dalam rutan. Ia bakal menemani Angelina Sondakh dan Mindo Rosalina Manulang di basement KPK.
(mok/rmd)










































