Bawaslu Akan Gandeng PPATK Awasi 3 Incumbent di Pilkada DKI

Bawaslu Akan Gandeng PPATK Awasi 3 Incumbent di Pilkada DKI

Septiana Ledysia - detikNews
Jumat, 01 Jun 2012 18:40 WIB
Jakarta - Tiga cagub yang akan bertarung dalam Pilkada DKI masih menjabat sebagai kepala daerah (incumbent). Mereka adalah Fauzi Bowo (Gubernur DKI), Alex Noerdin (Gubernur Sumatera Selatan), dan Joko Widodo (Walikota Solo). Kekhawatiran akan penyalahgunaan wewenang atau dana APBD masing-masing daerah pun muncul. Apa tanggapan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas kekhawatiran tersebut?

"Kita akan berusaha nanti semaksimal mungkin akan bekerja sama dengan PPATK dan berbagai pihak tentunya. Harapan kita itu bisa kami minimalisir kalau bisa tidak terjadi hal-hal seperti itu. Dan saya yakin kok beberapa lembaga terutama KPK yang kita sudah kerja sama juga persoalan harta kekayaan terhadap seluruh calon kepala daerah," ujar anggota Bawaslu Nasrullah usai acara penandatanganan pakta integritas KPU di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (1/6/2012). Pakta integritas bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu.

Nasrullah menegaskan bahwa pemantauan tidak hanya kepada tiga kepala daerah incumbent melainkan kepada semua pasangan calon peserta Pilkada DKI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi tanpa peduli mau kepada Alex, Jokowi, Foke pun demikian. Tapi pada prinsip kita coba kedepankan hak masing-masing warga negara ini. Yang kedua mereka pun dibatasi pada rambu-rambu yang ada jangan coba buat yang macam-macamlah, ya kan gitu pemanfaatan fasilitas pemerintah, aset-aset daerah itu dibawa dalam rangka upaya kemenangan pemilu gubernur," paparnya.

Nasrullah sendiri berharap tidak ada penyalahgunaan APBD dalam Pilkada DKI ini. Sebab hal itu akan berdampak buruk pada proses demokrasi di Indonesia.

"Iya dong, jangan sampai. Kalau ketahuan dan itu di skenario untuk seperti itu kan implikasi yang buruk bagi proses demokrasi kita dan akan dikawal oleh Mahkamah Konstitusi kan," kata Nasrullah.

(ega/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini