"Saya berniat ingin maju sebagai calon Gubernur Riau untuk tahun 2013 mendatang. Walau saya bukan orang politik, tapi kan tidak ada salahnya ikut meramaikan," kata Zulkarnain dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (1/6/2012) di Pekanbaru.
Zulkarnain, memang belum menyebutkan dari partai politik apa dia akan maju. Namun hal itu, menurutnya, bisa dikomunikasikan.
"Perahu partai memang belum ada yang mengusung dan saya juga tidak akan melakukan jalur politik lewat uang," kata Zulkarnain.
Masih menurut Zulkarnain, jika UU Pemilukada sudah disahkan tahun ini, maka untuk pemilihan Gubernur Riau tahun 2013 mendatang, bisa jadi lewat sidang paripurna DPRD Riau. Jika hal itu terjadi, maka dengan sendirinya ini akan mempermudah para kandidat untuk bertarung.
"Kita menyadari jika Pemilukada memang banyak mengeluarkan ongkos politik dalam berkampanye jika pemilihan langsung. Namun jika UU Pemilukada sudah disahkan, berpeluang bagi Riau untuk melaksanakan pemilihan lewat sidang paripurna DPDR Riau," kata Zulkarnain.
Sejumlah nama bursa calon Gubernur Riau, yang bermunculan selama ini, di antaranya, mantan Menteri PDT, Lukman Edy, Syamsurizal (mantan Bupati Bengkalis), Herman Abdulla (mantan Walikota Pekanbaru), Annas Maamun (Bupati Rokan Hilir), Said Muhammad (mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis).
Baliho dengan tulisan mohon doa restu menuju Riau 1 juga dari Wan Abu Bakar (mantan Wakil Gubernur Riau dan anggota DPR RI dari Fraksi PPP). Ada juga bendahara PAN, Jon Erizal, dan Mambang Mit (Wakil Gubernur Riau sekaligus Ketua DPD Demokrat).
(cha/trw)











































