Ya, kondisi ekonomi warga Raja Ampat menjadi satu dari 183 wilayah tertinggal di Indonesia. Indikatornya sederhana, salah satunya adalah daerah ini memiliki pemasukan asli daerah (PAD) kurang Rp 15 milliar, angka batas bawah untuk memilah suatu daerah tertinggal atau tidak.
Kondisi itulah yang hendak diperangi oleh Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dengan menggelar Jelajah Raja Ampat 2012, suatu acara untuk mempopulerkan kawasan ini, agar para investor dapat masuk dan terlibat. Digelar selama tiga hari, 1-3 Juni 2012, pihak penyelenggara berharap para stake holder bisa melihat sendiri wisata Raja Ampat sehingga dapat mengangkat perekonomian masyarakat setempat.
"Dengan adanya Expo KPDT Jelajah Raja Ampat ini diharapkan investor dapat melihat langsung tentang Raja Ampat yang mulai dikenal secara global ini. Masyarakat setempat juga diharapkan dapat terlibat dan turut terangkat ekonominya," tutur Menteri PDT Helmy Faishal di Waisai Raja Ampat, Jumat (1/6/2012).
Gelaran acara Raja Ampat ini dilangsungkan di dua tempat: Kecamatan Waisai dan Wayag. Daerah pertama merupakan pusat pemerintahan Raja Ampat sedangkan daerah kedua adalah destinasi utama wisata, idaman turis yang hobi diving.
Berbagai macam event digelar dalam expo ini seperti tari-tarian dari sejumlah suku di Raja Ampat, beberapa macam stand souvernir serta ada juga panggung hiburan. Menteri Helmy beserta rombongan dan sejumlah investor datang ke Raja Ampat dengan menumpang KRI Banjarmasin dari Pelabuhan Sorong.
Bupati Raja Ampat, Marcus Wanma berharap gelaran Expo ini mampu mengangkat kondisi perekonomian warganya.
"Kami berharap ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Raja Ampat," ujar Marcus.
Namun meski begitu meriah acara ini digelar, tak banyak warga setempat yang mengetahui tujuan apa esensi dari expo ini. Weka, salah seorang penari adat yang diminta untuk pentas di acara ini, tidak tahu apa maksud dari expo tersebut.
"Yang saya tahu ada menteri datang, kami diminta menari adat," ujar perempuan asli Waisai berusia 26 tahun ini.
(/ega)











































