2 Penembak Satpam IPB Terlacak Lewat Jaket & CCTV

2 Penembak Satpam IPB Terlacak Lewat Jaket & CCTV

- detikNews
Kamis, 31 Mei 2012 19:17 WIB
Jakarta - Perburuan polisi terhadap pelaku penembakan satpam IPB berakhir dengan penangkapan 2 tersangka, MH dan AS, sedang U masih diburu. Tersangka terlacak dari jaket salah satu pelaku yang ditinggal di IPB dan CCTV.

"Pelacakan kita mulai dari jaketnya dan CCTV," kata Kapolres Kabupaten Bogor Hery Santoso saat dihubungi detikcom, Kamis (31/5/2012).

Tak hanya itu, lanjut Hery, jaringan informasi yang dimiliki polisi serta sketsa yang sudah disebarkan polisi memberikan hasil. Beberapa orang menyebutkan pernah melihat tersangka MH dan U. Bahkan sejumlah saksi mengaku mengetahui kos-kosan tersangka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari itu kita dapat petunjuk, berarti pelacakan kita sudah benar. Tapi pas kita ke kosan (salah satu tersangka) di Parung, kita gerebek sudah tidak ada," ujarnya.

Hery menceritakan MH dan U sebelum mencuri motor di halaman masjid IPB Darmaga pada 25 Mei melakukan survei lebih dulu. Saat survei tersebut, mereka merasa situasi tidak aman, mereka pun membatalkan niat mencuri.

"Akhirnya mereka pergi. Saat pergi itu mereka ditegur satpam," ujarnya.

Satpam dari awal sudah memantau gerak-gerik kedua tersangka yang mengendarai Vario hitam ini. Satpam lantas menanyakan kartu identitas keduanya. Namun keduanya tidak bisa menunjukkan. Satpam tersebut kemudian menyuruh MH mengambil identitas ke rumahnya dan baru bisa kembali lagi untuk menjemput U.

"Tapi yang satu yang disuruh tinggal (U) nggak mau ditinggal. Dia langsung keluarkan tembakan ke atas. Berantemlah satpam dengan tersangka. Ditembaklah satpam itu dan datang lagi satpam satu lagi, ditembak juga," jelasnya.

Setelah itu, keduanya kabur. Karena keduanya tidak bisa keluar dari pintu utama, maka mereka meninggalkan motor mereka di kebon belakang IPB. Jaket dan helm juga ikut ditinggalkan.

"Mereka lari lewat sungai dan jalan kecil. Merek beli sandal di sekitar situ ada warung kecil. Mereka naik angkot, terus naik ojek ke Parung," ungkapnya.

Dari Parung, keduanya pergi ke Sukabumi. Sampai di Cibadak, keduanya berpisah. Tersangka MH pulang ke rumahnya, yang kemudian menjadi lokasi penangkapannya.

"Yang tersangka U ini yang kita belum tahu ke arah mana," ucapnya.

Saat olah TKP, pelat dari motor Vario hitam yang ditinggalkan pelaku adalah pelat motor hasil curian di Depok beberapa waktu lalu. Sementara motornya adalah hasil curian di minimarket Alfamidi pada bulan April di Ciampea.

"Jadi curian semua," ungkapnya.

(gus/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads