Saat diperiksa di Polsek Ciracas, Kamis (31/5/2012), kernet bus Endin Syarifudin mengaku kecelakaan yang menimpa busnya disebabkan karena rem blong sehingga membuat sopir bus Kopaja tersebut kehilangan kendali ke arah kanan dan menabrak pembatas jalan.
Endin menceritakan kejadian tersebut terjadi pukul 15.30 WIB, tidak lama setelah melewati persimpangan Pasar Rebo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung ketika meluncur turun menabrak pembatas antara Jalan TB Simatupang dengan tol JORR arah Kampung Rambutan itu, kecepatan bus sedang melambat. Saat itulah, kata Endin, seluruh penumpang termasuk sopir yang bernama Deden melompat keluar dari bus hingga akhirnya bus tersebut meluncur masuk ke dalam tol.
"Busnya langsung melintang di dalam tol, tapi tidak terguling. Untungnya pas jatuh tidak ada mobil yang ngebut di dalam tol, lagi sepi. Kalau ada, nggak tahu lagi deh," lanjutnya.
Sementara itu, petugas derek Jalan Lingkar Jakarta (JLJ), Suherman (52), mengatakan posisi nus Kopaja yang jatuh tidak mengalami kerusakan parah. Hal ini karena pada saat kejadian, bus itu hanya meluncur dari ketinggian sekitar 2 meter.
"Jadi jatuhnya itu meluncur ke bawah, menyusuri tanah di pinggiran tol. Untungnya lagi kondisi tol sedang kosong," jelasnya.
Saat ini Kopaja nahas itu sudah berada di Polsek Ciracas. Sopir dan kernetnya sedang diperiksa terkait kejadian ini.
(rmd/nrl)











































