Pasukan AS Tidak Mungkin Gempur Tempat Suci di Najaf
Rabu, 18 Agu 2004 14:41 WIB
Jakarta - Konflik pasukan AS dan milisi Syiah di Najaf terus berlanjut. Namun pasukan AS dipastikan tidak mungkin menggempur tempat-tempat suci di kota tersebut untuk memerangi para pejuang pendukung ulama Syiah, Moqtada Sadr.Demikian ditegaskan Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (18/8/2004). "Tidak mungkin pasukan AS akan menjadi pihak yang akan berurusan dengan tempat-tempat suci," ujar Rumsfeld. "Itu bukan suatu hal yang mungkin kami lakukan," imbuhnyadalam wawancara dengan stasiun PBS. Najaf dipandang sebagai kota suci bagi kaum Syiah di seluruh dunia. Di sanalah terdapat mesjid suci ternama, Imam Ali.Menurut Rumsfeld, pasukan nasional Irak sendiri yang akan "menjadi pihak yang berurusan dengan hal karena ini merupakan hal yang signifikan bagi agama."Belum jelas apakah tentara Irak yang baru dan unit pasukan keamanan lainnya yang dibentuk menyusul invasi AS ke Irak 2003 lalu, akan mampu menghadapi secara independen pasukan milisi Sadr. Menurut pejabat tinggi Washington itu, pasukan baru Irak kini berjumlah sekitar 200 ribu personel, yang sekitar 110 ribu diantaranya terlatih dengan baik dan dipersenjatai lengkap.Namun hasil investigasi kongres AS baru-baru ini menyimpulkan bahwa pasukan keamanan Irak yang baru dibentuk itu "belum siap" untuk memerangi para milisi. Ini dikarenakan unit-unit mereka kurang terlatih, kurang dipersenjatai serta tingginya angka desersi di kalangan personel.Sebanyak 82 persen personel melakukan desersi dari unit Korps Pertahanan Sipil Irak yang ditempatkan di Irak barat dan sekitar kota Fallujah pada akhir April lalu. Ini terjadi ketika para gerilyawan anti-AS melancarkan serangkaian serangan mematikan terhadap pasukan koalisi di sana. Tingkat desersi mencapai angka 49 persen di unit-unit korps yang ditempatkan di Baghdad dan sekitarnya. Sementara di kota-kota rusuh lainnya, Baqouba, Tikrit, Karbala, Najaf dan Kut, mencapai 30 persen.
(ita/)











































