Antimiliterisme Tolak RUU TNI, 3 Anggota DPR Ikut Orasi

Antimiliterisme Tolak RUU TNI, 3 Anggota DPR Ikut Orasi

- detikNews
Rabu, 18 Agu 2004 14:38 WIB
Jakarta - Aliansi Antimiliterisme menggelar aksi di Gedung MPR/DPR. Mereka menolak RUU TNI. Tiga anggota dewan ikut berorasi memberikan janji-janji.Aksi dilakukan sekitar 200 demonstran dari Forum Kota, Front Nasional, Forum Peduli Untar, dan Komando Rakyat Antimiliterisme di depan Gedung MPR/DPR Senayan Jakarta, Rabu (18/8/2004).Tiga anggota Komisi I DPR kemudian berbaur di tengah-tengah demonstran, antara lain Effendy Choirie dari FKB dan Ahmad Baskara dari FPDIP.Dalam orasinya, Effendy Choirie mengatakan, pihaknya mengecam keinginan-keinginan untuk memberi kesempatan TNI dalam berpolitik, dan memungkinkan terjadinya militerisme."Karena itu kami dari FKB telah membuat RUU TNI tandingan yang mengubah dan menghilangkan pasal-pasal krusial yang memungkinkan terjadinya militerisme," serunya.Sedangkan Ahmad Baskara mengaku senada dengan FKB, FPDIP menolak tegas adanya komando teritorial, serta pasal-pasal lain yang memungkinkan TNI berpolitik."Kalau ada upaya-upaya politik yang bersifat memaksakan kehendak dan memungkinan TNI ikut dalam politik praktis, saya mengimbau agar rakyat Indonesia merapatkan barisan dan menolak RUU TNI. Ini saya katakan sebagai bagian tanggung jawab anggota DPR dan atas nama fraksi," ujarnya."Ada upaya pembusukan terhadap kekuatan sipil, termasuk Megawati terkait RUU TNI. Padahal itu ulah kelompok tertentu yang ingin menghidupkan kembali militerisme," kata Ahmad Baskara.Menanggapi hal itu Humas Aliansi Antimiliterisme Mixil Minamunir mengaku kecewa. "Kami tidak yakin sepenuhnya DPR dapat menghilangkan pasal-pasal krusial tersebut. Sebab sampai saat ini RUU TNI masih dibahas dan belum ada jaminan dicabut," tukasnya. RUU TNI mulai dibahas DPR dan pemerintah minggu depan.Menurut Mixil, masih ada sekitar 20 bus lagi yang mengangkut ratusan rekan-rekannya menuju lokasi demo. Namun mereka ditahan di Koramil Tangerang, Parung dan Bekasi."Karena aksi ini sudah diagendakan, aksi jalan terus. Baru nanti kami akan membebaskan teman-teman," katanya. Demonstran memulai aksinya dengan melakukan long march/I> dari Wisma Danamon. Mereka menuju DPR dan tiba pukul 13.50 WIB. (sss/)


Berita Terkait