Demikian menurut Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menanggapi ancaman boikot aparat desa yang tergabung dalam Parade Nusantara. Hal ini disampaikannya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2012).
"Kalau terjadi boikot maka bisa melumpuhkan birokrasi kita. Kalau pemerintah mengabaikan, saya terpaksa menyalahkan pemerintah, Presiden RI, sebagai kepala pemerintahan tidak berpihak kepada pembangunan desa," ujar Priyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua hal itu seharusnya bisa diakomodir oleh pemerintah," kata Priyo sembari mengakui penerapannya di lapangan kemungkinan tidak mudah.
Tuntutan lain seperti hak menjadi kader partai politik meski berstatus PNS, dinilai politisi senior Partai Golkar ini cukup masuk akal. Sebab pada kenyataannya presiden, bupati dan gubernur adalah kader partai politik.
"Itu ide yang bagus tapi tidak mudah. Soal PNS ini harus dicari jalan keluar yang baik," kata Priyo.
(van/lh)










































