Waketum PD: Menpora Tahu Kapan Harus Mundur

Waketum PD: Menpora Tahu Kapan Harus Mundur

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 31 Mei 2012 15:21 WIB
Waketum PD: Menpora Tahu Kapan Harus Mundur
Jakarta - Waketum PD Max Sopacua tak ingin ikut mendesak Menpora Andi Mallarangeng mundur karena pernah diperiksa KPK terkait kasus Hambalang. Menurut Max, Andi lebih tahu langkah apa yang harus diambilnya.

"Saya pikir dia akan punya keputusan sendiri lah. Kalau dia merasa perlu saya kira dia akan mundur sendiri, saya pikir maju apa mau mundur itu dia yang paling tahu. Dia kan pembantu presiden saya kira semua itu dia paham," kata Max Sopacua kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2012).

Menurut Max, PD dalam posisi mendukung penegakan hukum. PD tak akan melindungi kadernya yang tersangkut hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu kan prosesnya baru sebagai saksi saja. Jadi kan kita serahkan ke penegakan hukum saja,"katanya.

Sementara itu karena menteri adalah pembantu Presiden, menurut Max, Presiden SBY juga memantau kinerja menterinya. "Presiden juga akan tahu saya kira. Prosesnya itu berjalan saja. Pak Muhaimin saja waktu itu bolak-balik masih menjadi menteri," tegas mantan ketua tim sukses Marzuki Alie ini.

Politisi Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul meminta koleganya Andi Mallarangeng mundur dari jabatan Menpora. Permintaan Ruhut ini direspon Andi Mallarangeng.

"Jabatan saya sebagai menteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden," kata Andi saat berbincang dengan detikcom, Kamis (31/5/2012).

Andi menegaskan, jabatan menteri sepenuhnya hak prerogatif presiden. Jadi apapun keputusan presiden soal posisinya dia akan menerima.

"Kapan saja bisa diberhentikan, dan harus siap," tegas Andi.

(van/ndr)


Berita Terkait