Pantauan detikcom di ruang Komisi III Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2012), rapat Komisi III DPR dengan Komnas HAM diinterupsi oleh kedatangan Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso. Maksud kedatangannya adalah untuk melantik Gede Pasek yang sudah menunggu di ruangan.
"Sesuai dengan surat keputusan Fraksi PD, Pak Gede Pasek akan menggantikan saudara Benny K Harman sebagai Ketua Komisi III. Apakah anggota Komisi III menyetujui?" kata Priyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tidak semua anggota Komisi III setuju dengan Ruhut. Ada beberapa anggota Komisi III yang melakukan interupsi.
Intinya mereka meminta komitmen Gede Pasek untuk memimpin Komisi III konsisten memerangi korupsi.
"Saya harap Pak Gede juga berkomitmen untuk memimpin Komisi III konsisten memerangi korupsi," kata Anggota Komisi III, Martin Hutabarat.
Sedangkan anggota Komisi III, Ahmad Yani, mempertanyakan pergantian jabatan tersebut. Ia meminta agar ketua komisi tidak menjadi milik fraksi.
"Andai kita tidak memberikan persetujuan apakah itu tetap bisa berlangsung? Ini harus kita ubah pimpinan komisi bukan milik fraksi. Saya usulkan kita membahas itu di pembahasan UU MD3. Pertanyaan Pak Priyo hanya formalitas ketimuran," ujar Yani.
Setelah semua anggota Komisi III setuju, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan jabatan secara simbolik. Didampingi Wakil Ketua Komisi III, Azis Syamsuddin dan Nasir Djamil, Gede Pasek dilantik oleh Priyo di depan forum Komisi III.
(tor/rmd)










































