Panglima TNI: Masih Ada Kelompok Bersenjata di Papua

Panglima TNI: Masih Ada Kelompok Bersenjata di Papua

Ahmad Toriq - detikNews
Kamis, 31 Mei 2012 11:37 WIB
Panglima TNI: Masih Ada Kelompok Bersenjata di Papua
Jakarta -

Insiden penembakan warga negara Jerman di pondok wisata Port Numbay, Distrik Japut, Tanjung Ria, Jayapura, meresahkan banyak pihak. Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menyebut masih ada kelompok bersenjata di Papua yang perlu diwaspadai.

"Kita harus menyadari bahwa masih ada kelompok bersenjata yang harus kita waspadai," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2012).

Agus menyesalkan peristiwa penembakan itu. Menurut Agus, Kepolisian sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam pengamanan harus lebih optimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap jengkal wilayah kita, harus kita optimalkan penjagaannya," tuturnya.

Agus menjelaskan kewenangan pengamanan wilayah di Papua adalah wewenang Polri. Namun, TNI akan bekerja sama untuk menjaga keamanan wilayah.

"Jadi sebenarnya sinergisitas TNI dan Polri tetap berjalan tapi masalah penembakan sendiri itu kewenangannya ada di Kapolri," imbuhnya.

WN Jerman yang tewas ditembak itu adalah Dietmar Pieper (55). Pelaku memuntahkan 3 peluru ke arah turis yang tengah duduk santai di kawasan wisata Port Numbay, Jayapura.

(tor/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini