Kericuhan yang terjadi saat penertiban 'pondok maksiat' di Padang, Sumbar, pada Selasa (29/5) lalu berakhir dengan jalan damai. Menurut Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Marinir dan wartawan sudah berdamai.
"Sudah ditindaklanjuti, di Padang mereka sudah bertemu antara wartawan dengan marinir dan sudah baik-baik sudah ada perdamaian diantaranya dan tidak ada masalah," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2012).
Agus mengatakan marinir yang melakukan aksi kekerasan sudah mengunjungi wartawan yang menjadi korban di rumah sakit. Selain itu, Agus menambahkan, kerugian materiil juga sudah diganti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Agus menjelaskan proses hukum untuk marinir yang melakukan aksi kekerasan akan tetap berjalan. Mengenai sanksi, akan menunggu proses hukum selesai.
"Kalau proses hukum katakan harus dipecat ya dipecat kalau tidak ya tidak," imbuhnya.
(tor/ega)










































