Menteri Pariwisata yang Berwenang Tarik 'Buruan Cium Gue'

Menteri Pariwisata yang Berwenang Tarik 'Buruan Cium Gue'

- detikNews
Rabu, 18 Agu 2004 13:20 WIB
Jakarta - Lembaga Sensor Film (LSF) tidak berwenang menarik film Buruan Cium Gue (BCG)0 dari pasaran. Yang berwenang adalah Menteri Pariwisata atau Pemda-pemda di tempat film tersebut beredar.Hal itu disampaikan Ketua LSF Titie Said kepada wartawan dalam jumpa pers usai menerima kedatangan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat menanggapi film BCG di ruang rapat lantai 7 Kantor LSF, Jl.MT Haryono, Jakarta, Rabu (18/8/2004)."Itu bukan wewenang kami. Jadi bukan LSF yang menarik surat lulus sensor atau SLS, tapi adalah wewenang menteri atau pemda setempat," kata Titie.Dan sebenarnya untuk mencabut film itu, prosedurnya sangat gampang. "Pemda di mana film tersebut diedarkan, apabila melihat adanya reaksi masyarakat dan film itu dinyatakan tidak layak, mereka dapat secepat mungkin mencabut peredaran film tersebut dari peredaran," ungkap Titie.Titie mengakui LSF adalah pihak yang bertanggung jawab dalam lolosnya film diputar. Tapi dia merasa pihaknya telah cukup dalam melakukan sensor dan pemotongan terhadap film tersebut sesuai prosedur. Dia tidak menyangka sama sekali film itu mendapat reaksi sedemikian rupa."Karena kami sudah memotong film tersebut. Dulu film-film yang ada ciuman itu sudah ada. Saya tidak mengira justru mendapat reaksi. Tapi saya menghormati kritikan dan masukan dari tokoh dan masyarakat terhadap film ini," paparnya.Bukankah banyak yang mengkritik film BCG karena judulnya? Menurut Titie, dari segi judul, BCG biasa saja. "Karena satu judul bisa diartikan macam-macam. Tapi setelah Aa Gym bilang gitu (Buruan Zinahi Gue), ternyata judul tersebut jadi luar biasa," ungkap Titie. Dia mengakui pihaknya mempunyai kewenangan menyensor atau merevisi judul tersebut. Sejak awal LSF tidak merevisinya karena menilai judul film ABG itu biasa-biasa saja. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads