Sekumpulan orang ini mencapai 15-an orang. Mereka datang tanpa menggunakan atribut khusus dan membawa senjata tajam. Mereka lalu masuk dan meminta paket nasi ayam, namun tak membayar pesanan mereka.
"Pokoknya kayak preman. Berpakaian kaos, ada yang pake celana pendek, celana panjang, sandal jepit. Dia datang pertama 6 orangan masuk ke dalam. Dia minta 10 paket nasi ayam, lalu orang itu minta lagi tambah minum. Dikasih lagi sama waitress. Setelah dimakan, balik lagi ke kasir minta tambah 6 paket lagi, buat dikasih temennya di luar, " ujar Lia, salah satu karyawan Texas Fried Chicken saat dikonfirmasi, Rabu (30/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekumpulan orang ini juga sempat meminta rokok kepada pelayan resto. Namun tak diberikan karena memang restoran ini tidak menjual rokok dan melarang pengunjung untuk merokok di dalam ruangan. Sempat terjadi sedikit perdebatan antara sekelompok orang ini dengan manajer restoran. Kondisi makin kisruh ketika pesanan 20 paket ayam mereka tiba. Mereka membentak pelayan resto karena terlalu lama ketika membuat pesanan mereka.
"Lalu 7 orang lempar meja. Digebrak terus dijatuhin. Ada juga yang mecahin piring, sama piring-piring bekas pengunjung lain juga dipecahin. Orangnya ngamuk-ngamuk, ambil piring, terus dilempar ke manajer saya," cerita Lia.
Akibatnya para pengunjung toko berhamburan untuk menyelamatkan diri. Kejadian ini dimulai sekitar pukul 19.00 WIB.
"Toko pada tutup, teralis ditutup, pengunjung pada berlarian," terang salah satu pemilik toko di samping Texas Chicken yang tidak mau disebutkan namanya.
Pantauan detikcom, tempat kejadian tersebut sudah mulai dipenuhi oleh beberapa petugas kepolisian yang berasal dari Polsek Kramat Jati. Tampak sekitar 10 polisi berjaga dan mengamankan lokasi tersebut.
(gah/mok)











































