Menkominfo: Tak Usah Sinis dengan Ajakan Hemat BBM

Menkominfo: Tak Usah Sinis dengan Ajakan Hemat BBM

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Rabu, 30 Mei 2012 17:03 WIB
Menkominfo: Tak Usah Sinis dengan Ajakan Hemat BBM
Jakarta - Menkominfo Tifatul Sembiring mengimbau semua pihak turut berpartisipasi menyukseskan ajakan Presiden SBY untuk berhemat energi. Menurutnya, imbauan itu sangat baik karena menyangkut kepentingan seluruh bangsa.

"Ini kan ajakan baik, tak usah sinis, tidak perlu direspons negatif. Semua penting mendukung kebiasaan hidup hemat energi", ujar Tifatul dalam siaran tertulis, Rabu (30/5/2012).

Hal ini disampaikan Tifatul menanggapi sejumlah pernyataan tokoh di media massa hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tifatul mengatakan kesadaran hidup untuk berhemat perlu ditingkatkan. Bahkan menurut ajaran agama, lanjut Tifatul, perilaku mubazir atau tidak berhemat itu temannya setan.

Tifatul juga menambahkan bahwa dengan terjadinya krisis di kalangan negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika Serikat, maka semua komponen bangsa harus meningkatkan sense of crisis.

"Memang kondisi ekonomi dunia sedang krisis, tidak bersahabat bahkan dialami pula oleh negara-negara maju. Sehingga sangat mendesak untuk menyelamatkan anggaran pembangunan negara," kata Tifatul.

Sebagaimana disampaikan Presiden SBY dalam pidatonya, Selasa (29/5) semalam, opsi penghematan energi ini diambil pemerintah untuk penyelamatan anggaran. Sementara di sisi lain pemerintah tidak mengambil opsi menaikkan harga minyak.

SBY mengumumkan 5 langkah strategi penghematan energi nasional. Pertama, pengendalian sistem distribusi di SPBU; kedua, larangan kendaraan pemerintah pusat dan daerah memakai BBM bersubsidi; ketiga, konversi BBM ke BBG; keempat, larangan kendaraan usaha perkebunan dan pertambangan memakai BBM bersubsidi; dan kelima, penghematan listrik dan air di kantor-kantor pemerintahan.

SBY juga mengatakan bahwa untuk hemat energi harus dimulai dari pemerintah sendiri, termasuk pemda-pemda, sehingga dapat menjadi contoh tauladan bagi masyarakat.

(rmd/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads