Pantauan detikcom, Rabu (30/5/2012), selain pondasi yang ambles, lokasi tanah di sekitar tempat itu juga mengalami retakan hingga 10 cm. Amblesnya pondasi itu memang di luar perkiraan, padahal katanya, pemilihan lokasi sudah berdasarkan perencanaan matang.
Kondisi pondasi yang ambles itu terlihat porak poranda. Bebatuan berserakan, tak beraturan. Lokasi yang ambles itu berada di atas sebuah bukit dan yang ambles berada di bagian pinggir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut Sesmenpora Yuli Mumpuni pemilihan tempat di Hambalang dimulai pada 2003. Awalnya untuk sekolah bagi atlet tingkat junior. Ada 3 lokasi yang dipilih, namun akhirnya pilihan jatuh pada Hambalang. Pemilihan lokasi itu disebut sudah sesuai Amdal pada 2003. Jadi saat itu tidak ada masalah.
Sementara, Menpora Andi Mallarangeng sempat menyebut amblesnya tanah itu karena hujan deras.
Kini proyek Hambalang yang menelan biaya Rp 1,2 triliun itu dihentikan sementara. Pihak kontraktor Adhi Karya beralasan dana pembangunan sejak Januari hingga Maret Rp 75 miliar belum cair. Kondisi pembangunan proyek itu sudah 47 persen. Proyek sarana olahraga terpadu itu seharusnya ditargetkan kelar pada 2012 ini.
(ndr/nrl)











































