Sabu 23 Kg dari 3 WNA yang Tertangkap Berasal dari Malaysia

Sabu 23 Kg dari 3 WNA yang Tertangkap Berasal dari Malaysia

Andri Haryanto - detikNews
Rabu, 30 Mei 2012 14:31 WIB
Sabu 23 Kg dari 3 WNA yang Tertangkap Berasal dari Malaysia
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkotika Mabes Polri mengungkap kepemilikan dan peredaran sabu sebanyak 23 kilogram dari tangan 3 warga negara India dan Malaysia. Lagi-lagi, barang haram tersebut masuk dari negeri Jiran.

"Yang jelas sabu itu dari Malaysia," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di Jakarta (30/5/2012).

Menurut Saud, kerjasama antar Polri dan Polisi Diraja Malaysia dalam upaya pemberantasan keluar-masuknya narkotika ke kedua negara sudah berlangsung lama. Namun, entah bagaimana pada kenyataannya masih saja ditemukan narkotika masuk dari negeri Jiran tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah ada kerjasama akan tetapi masih lolos terus, wilayah Indonesia ini untuk perdagangan narkotika ini cukup berkembang," terangnya.

Dia berharap dari berbagai kasus narkotika yang terungkap harus menjadi cerminan sehingga kedua negara dapat mengambil langkah tegas dalam peredaran narkotika.

"Polri berharap masing-masing negara mengambil langkah tegas agar narkotika tidak masuk ke Indonesia," tegasnya.

Dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (30/5), keluhan serupa dilayangkan Direktur Narkotika Polda Aceh, Kombes Dedy Setyo Yudho. Dalam satu bulan terakhir pihaknya dibuat sibuk oleh peredaran sabu di wilayah Nangroe Aceh Darussalam.

Polisi setempat bekerjasama dengan Bea dan Cukai menangkap 6 orang perempuan Indonesia yang menjadi kurir sabu. Barang haram dari Malaysia itu masuk ke Aceh dengan cara diselundupkan di dubur.

Kerjasama pengetatan jalur masuk antar negara sebenarnya sudah dilakukan jajaran Polda Aceh dengan Polis Diraja Malaysia. Pengetatan itu berupa pemasangan X Ray di Port Klang yang selama ini menjadi jalur masuk ke Aceh.

"Tapi faktanya masih banyak lolos," keluh Dedy.

(ahy/rmd)


Berita Terkait