"Suami saya mengalami gangguan fungsi ginjal karena dianiaya seniornya," kata Yolanda saat ditemui detikcom di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (29/5) malam.
Eva menceritakan ikhwal penganiayaan itu. Suaminya pada awal Mei lalu menjalani tes narkoba dan hasilnya positif. Namun, Rahmat tidak terima, kenapa hanya dia saja yang dites, sedang yang lain tidak disentuh. Dia pun menunjuk Bripka S dan Briptu K yang bertugas di Polda Metro Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suami saya menerima penganiayaan. Ditendang perutnya dengan sepatu laras," terang Eva.
Rahmat lantas dibawa ke RS Polri Kramajati. detikcom dan sejumlah wartawan diajak Yolanda melihat kondisi suaminya. Rahmat tampak tergolek lemah di bangsal. Sebuah infus terpasang di tangannya. Dia hanya mengangguk lemah saat ditanya soal penganiayaan itu.
Namun tidak berapa lama kemudian, datang polisi militer dan meminta agar detikcom dan sejumlah wartawan lain meninggalkan lokasi.
(ndr/nrl)











































