Kepala Desa Bumi Sari, Andi, mengatakan korban hilang sejak Senin sore (28/5/2012). Insansyah tarakhir kali dilihat beberapa rekannya sedang mandi di sebuah kanal, usai menggarap sawah.
“Beberapa saksi mata yang melihat korban menyelamatkan diri dari terkaman buaya, ketika sedang mandi di kanal. Korban berusaha memegang sebuah kayu agar bisa menghindar dari incaran buaya, tapi kayunya patah. Korban pun kemudian menghilang dalam kanal,” kata Andi, ketika dihubungi detikcom, Selasa (29/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenazah pemuda yang berprofesi sebagai petani ini sudah dicari warga dan pihak kepolisian sejak Senin malam. Warga mencari korban dengan menggunakan satu unit speed boad dari Koperasi Plasma PTPN, supaya bisa menyisir kanal.
“Korban pun terlihat mengapung dekat sebuah perahu yang berada di kanal,” kata Andi.
Menurut pengakuan Andi, saksi mata tidak melihat buaya yang memakan Insansyah sehingga tidak diketahui ukurannya. Kejadian ini, bukan yang pertama. Sebelumnya sudah pernah ada juga korban yang diterkam buaya.
(van/van)











































