Penangkapan dilakukan, Senin (28/5/2012) malam, berdasarkan laporan dari masyarakat mengenai puluhan warga Timur Tengah yang mencurigakan di hotel Bima dan Sriwijaya di Kuta. Petugas langsung menggerebek mereka. Hanya saja, ada beberapa imigran yang berhasil kabur dari sergapan petugas.
Berdasarkan data yang ada, tercatat ada sekitar 24 orang WNA asal Afganistan dan 5 orang imigran dari Iran. Kuat dugaan para imigran ini akan menyeberang ke Australia. Apalagi dari pemeriksaan, para imigran ini tidak memiliki dokumen yang disyaratkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya mendapat perintah untuk mencarikan tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan mereka selama di Bali," katanya kepada wartawan, Selasa (29/5/2012).
Dia juga mengaku kalau aksinya ini atas suruhan dari seseorang lewat telepon yang berasal dari Jakarta. Para imigran akan diserahkan ke pihak imigrasi setelah melalui pendataan pihak kepolisian. Petugas juga masih menelusuri kemungkinan masih adanya imigran yang kabur saat penggerebekan.
(gds/trw)










































