"Secepatnya kita sidak ke sana, kapal roro yang di Merak dan Bakauheni itu ada dua lokasi, kenapa di Merak antre tapi di Bakauheni tidak," tutur anggota Komisi V Teguh Juwarno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/5/2012).
Teguh mengatakan antrean panjang tersebut seharusnya bisa diantisipasi. Pihak manajemen bisa menjelaskan setiap hari kapal bisa mengangkut berapa kendaraan.
"Hari ini bisa mengangkut sekian, sehingga orang bisa antisipasi," ujarnya.
"Kita sangat menyayangkan perilaku anarkis, tapi kita juga berempati terhadap antrean itu," sambung politisi PAN ini.
(ega/lh)











































