"Kita turut berbelasungkawa terkait hal itu. Kita bersedih. Dan tentu peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi baik kelompok suporter, klub sepakbola, dan PSSI," kata aktivis Save Our Soccer (SOS) Apung Widadi, Senin (28/5/2012).
Dia menjelaskan, kejadian tewasnya suporter ini bukan hanya terjadi kali ini dan di Jakarta saja. Sebelumnya ada juga terjadi di Semarang, Surabaya, dan daerah lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi semestinya bisa mengantisipasi kemungkinan potensi bentrok antar suporter. Apalagi laga Persija Vs Persib pada Minggu (27/5) merupakan laga klasik yang akan menghadirkan ribuan penonton.
"Ke depan jangan ada lagi nyawa warga Indonesia yang terenggut karena ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan mementingkan semangat kelompok. Pihak keamanan yang juga dilibatkan dalam pengamanan dengan biaya yang besar tentu juga harus maksimal," tuturnya.
(ndr/gah)










































