SBY Bakal Pidato Hemat Energi, Bagaimana Penghematan di Istana?

SBY Bakal Pidato Hemat Energi, Bagaimana Penghematan di Istana?

Rachmadin Ismail - detikNews
Senin, 28 Mei 2012 16:44 WIB
SBY Bakal Pidato Hemat Energi, Bagaimana Penghematan di Istana?
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) esok malam menyampaikan pidato tentang gerakan nasional penghematan energi. Pidato yang sempat tertunda beberapa kali ini jadi seruan umum soal kebijakan energi nasional. Namun, apakah gerakan penghematan sudah dilakukan di Istana?

Pidato dengan tema Gerakan Nasional Penghematan Energi Listrik dan BBM, serta Peningkatan Pendapatan Negara dan Optimasi Anggaran itu bakal digelar pukul 19.30 WIB di kompleks Istana Negara, Senin (28/5/2012). Namun ditunda hingga esok malam karena materinya belum siap.

Sebetulnya, rencana pidato tersebut juga sudah dijadwalkan pada awal Mei lalu. Namun, karena kebijakan yang digodog belum sepenuhnya matang di samping padatnya agenda kegiatan Presiden SBY, penyampaiannya terus ditunda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seiring dengan rencana tersebut, Presiden SBY rupanya sudah mencanangkan gerakan hemat energi di Istana terlebih dulu. Sejak sebulan lalu, SBY bahkan sudah memerintahkan agar penggunaan AC, air, dan listrik di lingkungan Istana Merdeka dan Istana Negara yang merupakan kediaman resminya dikurangi.

"Seperti di gedung ini (Bina graha), tidak ada lampu yang hidup karena kita masih gunakan penerangan dari luar. Yang lalu-lalu biasanya ini hidup semua," kata Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, awal April lalu.

"Kita naikkan hingga 25 derajat (suhu penyejuk ruangan), nanti akan ada Inpres khusus per Mei 2012 ini, di mana rencana pencanangan gerakan penghematan secara nasional dilaksanakan," sambungnya.

Menurut Julian, hingga kini, program itu masih berjalan. Namun dia belum bisa menyampaikan kalkulasi soal nilai anggaran atau energi yang berhasil dihemat lewat program tersebut. Dia berharap, upaya penghematan energi di lingkungan Istana ini dapat diikuti juga oleh instansi pemerintah lainnya.

"Masih berjalan, upaya penghematan mulai dari pemakaian listrik, AC, air dan lampu-lampu," tutur Julian.

(mad/lh)


Berita Terkait