Resmob Polda Metro Diserbu Ribuan Nasabah MLM

Resmob Polda Metro Diserbu Ribuan Nasabah MLM

- detikNews
Senin, 28 Mei 2012 16:08 WIB
Resmob Polda Metro Diserbu Ribuan Nasabah MLM
Jakarta - Kantor Subdit Resmob Polda Metro Jaya tiba-tiba diserbu ribuang orang, Senin (28/5/2012) siang. Warga yang mengaku sebagai nasabah perusahaan Multi Level Merketing (MLM) PT Gradasi Anak Negeri ini meminta sang komisaris menemui mereka.

"Kita kan tidak tahu kalau mereka mau bergerombol seperti ini, karena mereka datangnya satu persatu," kata petugas Provost Polda Metro Jaya, Sriyanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/5/2012).

Ribuan nasabah ini kemudian berkumpul di Masjid Al-Kautsar di Kompleks Polda Metro Jaya, yang letaknya berseberangan dengan gedung Resmob. Selepas salat dzuhur, mereka mendatangi gedung Resmob.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aparat Provost pun tak mampu mengusir para nasabah dari Kompleks Polda Metro Jaya. Hingga kemudian sejumlah nasabah mencoba masuk ke gedung Resmob.

Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan kemudian menemui para nasabah itu. Rupanya, kedatangan para nasabah ke gedung Resmob adalah untuk menemui Hendra, Komisaris PT Gradasi Anak Negeri.

"Pak Hendra sudah kami amankan. Kami harap, bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian untuk bersabar," kata Herry.

Sementara itu, seorang nasabah bernama Asmawi menjelaskan ihwal kedatangan mereka ke Resmob. Awalnya, Asmawi mendapatkan pesan singkat berantai dari kantor cabang.

"Saya adalah 'kapten' (sebutan untuk nasabah yang telah memiliki downline). Jadi yang ke sini adalah kapten-kaptennya," kata Asmawi.

Berikut pesan singkat yang diterima Asmawi "Info Gradasi terkini: malam ini Hendra dijemput paksa oleh sekitar 100 anggota Polri dan TNI AD, kami di petir nggak ada kekuatan untuk menahan Hendra. Dia saat ini diamankan di Polda. Kantor Petir disegel police line. Untuk itu Mari kita merapatkan barisan para investor untuk menuntut hak kita"

Pesan singkat itu kemudian meminta para kapten untuk mengumpulkan massa sebanyak mungkin, guna mendatangi Resmob Polda Metro Jaya.

"Rekan-rekan kapten tolong diinformasikan semua. Kalau bisa sebanyak mungkin datang ke Resmob Polda Metro pagi-pagi, rencana jam 08:00 mau ada pernyataan dari management Gradasi mungkin Pak Hendra atau Pak Arman mengenai kelanjutan pengembalian modal. Usahakan datang ya pak. Ajak teman-teman kapten sebanyak mungkin. Terima kasih, wasalam".

Asmawi menjelaskan, PT Gradasi Anak Negeri sudah berdiri sejak November 2011. Setiap nasabah diwajibkan menginvestasikan uang minimal Rp 5 juta setiap bulannya. Dari investasi itu, setiap nasabah akan mendapatkan 10 persen. Tidak hanya itu, nasabah juga akan mendapatkan produk.

"Jadi setiap minggu kita mendapat Rp 500 ribu-kalau investasinya Rp 5 juta-produknya dulu klorofil, sekarang ganti jadi sarden," katanya.

Setiap nasabah yang berhasil mengajak orang lain untuk berinvestasi (downline), akan mendapatkan keuntungan 10 persen lagi dari total investasi downline itu. Total investasi downline Asmawi sendiri mencapai Rp 300 juta sejak awal Januari 2012.

"Tapi sejak Maret 2012, pencairan bonus mulai macet hingga sekarang. Untuk itu, kami ke sini mau menemui Pak Hendra untuk meminta kejelasan uang kami," tutupnya.

(mei/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads