Anggota Komisi V: Dubes Rusia Harus Dipanggil

Anggota Komisi V: Dubes Rusia Harus Dipanggil

- detikNews
Senin, 28 Mei 2012 15:34 WIB
Anggota Komisi V: Dubes Rusia Harus Dipanggil
Jakarta - Anggota Komisi V, Marwan Jafar, menduga ada kepentingan asing dalam proses penyelidikan penyebab jatuhnya Sukhoi SuperJet 100. Menurutnya bila perlu Duta Besar Rusia untuk RI Alexander Ivanov dipanggil untuk memberikan penjelasan mengenai apa yang terjadi di balik penyelidikan musibah di Gunung Salak yang memakan 45 korban jiwa.

"Kedutaan Rusia dipanggil, minimal atase perdagangan dan atase militer," kata Marwan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/5/2012).

Hal lain yang perlu diminta penjelasannya adalah tentang pemeriksaan terhadap black box pesawat. Sempat beredar isu bahwa instrumen pesawat yang berisi rekaman pembicaraan pilot dengan menara kontrol serta data-data penerbangan akan dibawa ke Rusia untuk diperiksa di sana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan KNKT memiliki otoritas penuh terhadap penyelidikan black box ini sehingga tidak dapat di bawa ke Rusia," tuturnya.

Dia juga mendapat informasi adanya kepentingan Amerika dalam penyelidikan kecelakaan tersebut. "Ada juga tuduhan dari pihak Rusia ada sabotase dari Amerika. Jangan sampai kita jadi korban perang dingin antar dua negara ini," ujarnya.

Marwan juga mengklarifikasi pernyataannya yang pernah menyebut Sukhoi belum pernah membuat pesawat komersil. "Ternyata Sukhoi sudah membuat pesawat komersil sejak 2004. Tapi memang kurang laku karena maintenance dan maintenance SDM-nya mahal," imbuhnya.


(trq/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads