"Semua penumpang mendapat boarding pass. Saya masih menyimpan boarding pass itu sebagai kenang-kenangan," ujar Bambang yang mendapat undangan terbang dari Sky Aviation, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR dengan Kemenhub, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/5/2012).
Bambang menceritakan, saat take off, suara Sukhoi sangat halus. Sukhoi juga bisa cepat naik ke angkasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang juga mendengar suara di dalam pesawat halus. Namun tidak sampai setengah jam, pesawat sudah akan melakukan persiapan mendarat.
"Pada saat di atas biasa saja, suara nggak terdengar di dalam. Kayak suara mati mesin, ternyata ini normal, padahal saya duduk di kursi nomor 6," jelas Bambang.
Setelah itu, pesawat mendarat dengan normal. Bahkan dia salut dengan cara mendarat Sukhoi tersebut.
"Saya salut karena landing di runway yang sangat pendek," ucap Bambang.
(nik/nwk)











































