"Transkip sudah kita buat tetapi nggak boleh diumumkan. Rahasia itu," kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi sebelum menghadiri rapat bersama Komisi V DPR membahas tragedi Sukhoi Superjet 100 di Komisi V DPR, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/5/2012).
Menurut dia, berdasarkan UU No 1/2009 tentang Penerbangan hal tersebut bersifat rahasia.
"Nggak boleh diketahui publik. Tidak bakal dipublish, itu hanya untuk investigator saja. Paling kita nulis jam sekian bilang begitu tetapi tidak percakapannya kita muat," ujar dia.
Bagaimana dengan flight data recording (FDR)? "Masih dalam pencarian," jawab Tatang.
Dikatakan dia, kerjasama dengan Rusia melakukan evakuasi korban maupun pembacaan CVR sangat bagus. "Bagus, bersahabat kita," kata Tatang.
CVR Sukhoi ditemukan Selasa 15 Mei. Tim Rusia menyebut kualitas rekaman di CVR masih bagus. Durasi waktu percakapan yang terekam dalam CVR berdurasi sekitar 2 jam. Pentranskripan pembicaraan itu dibantu 3 pilot, 2 dari Indonesia dan 1 dari Rusia.
(aan/nrl)











































